Unsur-unsur Kalimat
A. UNSUR-UNSUR KALIMAT
1. Subjek
Subjek adalah
sebutan. Subjek merupakan pokok kalimat. Mengapa? Bila sebuah kalimat tidak
memiliki subjek, berarti kalimat tersebut tidak mempunyai hal inti yang akan
dibicarakan. Bila kita akan menguji sebuah kalimat mempunyai
subjek atau tidak, ujilah dengan pertanyaan apa atau siapa. Bila salah
satu bagian kalimat tersebut dapat menjawab salah satu pertanyaan itu, bagian itulah yang berfungsi
sebagai subjek. Dalam kategori kata,
subjek dapat diduduki oleh kata
benda, kata kerja, atau kata sifat.
1 2. Predikat
Predikat adalah
unsur utama dalam suatu kalimat dan merupakan kata atau kelompok kata yang menerangkan subjek. Umumnya predikat
berupa kata kerja atau kata sifat. Untuk menentukan predikat dalam suatu kalimat, buatlah pertanyaan dengan kata tanya mengapa dan bagaimana. Letak predikat dalam kalimat umumnya
setelah subjek.
![]() |
3. Objek
Objek adalah
keterangan predikat. Letak objek umumnya setelah predikat, tetapi dalam kalimat pasif, objek dapat menduduki fungsi subjek. Objek terdiri dari dua, yaitu objek
langsung dan objek tidak langsung.
Objek langsung
adalah kata benda atau yang dibendakan, baik berupa kata atau
kelompok kata yang merupakan tujuan
utama dari suatu tindakan atau perbuatan dari subjek
dan dinyatakan oleh
predikat.
Fungsi objek langsung mempunyai beberapa makna sebagai berikut.
a.
Alat: Pendekar menghunuskan pedangnya ke arah lawan. Kata pedangnya
menduduki fungsi sebagai objek langsung yang bermakna
alat, yaitu alat yang digunakan untuk
melakukan suatu tindakan yang
dinyatakan oleh predikat.
b.
Hasil: Saudara saya
membuat mobil-mobilan. Kata
mobil-mobilan menduduki fungsi objek langsung
yang bermakna hasil, yaitu hasil tindakan atau perbuatan yang dinyatakan oleh predikat.
c.
Penerima: Orang tua itu
membuatkan pintu tetangganya. Kata pintu
tetangganya bermakna penerima, yakni penerima kegu- naan dari suatu tindakan
yang dinyatakan oleh predikat.
d.
Penderita: Paman memotong kerbau. Kata kerbau menduduki fungsi
objek langsung yang bermakna penderita.
e.
Tempat: Turis dari Australia mengunjungi Pulau Bali. Pulau Bali menduduki fungsi
sebagai objek langsung yang bermakna tempat.
Objek tak langsung
adalah objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami
sesuatu.
Fungsi objek tak langsung memiliki beberapa makna berikut.
a.
Hasil: Tukang itu membuatkan kami rumah. Kata rumah menyatakan makna hasil
yang berfungsi sebagai objek tak langsung.
b.
Penerima: Paman membelikan
saya sepeda baru. Sepeda baru
menduduki fungsi objek langsung yang menyatakan
makna penderita, yaitu
menderita akibat tindakan yang dinyatakan predikat. Sementara itu, kata saya
yang menduduki fungsi objek tak langsung menyatakan makna penerima.
4.
Keterangan
Jenis-jenis keterangan dalam suatu
kalimat sebagai berikut.
a. Alat:
Saya pergi ke sekolah dengan sepeda.
b. b. . Cara:
Belajarlah secara teratur.
c . Penyerta: Ia pergi ke Bogor dengan
Ibunya.
d. d.... Tempat: Paman
baru kembali dari Medan.
e. Tujuan:
Siswa harus rajin belajar supaya lulus.
f. Sebab: Karena kemalasannya, Joko tidak lulus.
g. Waktu: Minggu yang lalu Bibi datang.


Comments
Post a Comment